Baru-baru ini, polisi telah menyatakan menutup kasus ditemukannya empat mayat satu keluarga yg telah termumifikasi di daerah Kalideres, Jakarta Barat. Ternyata, bukan hanya keluarga kalideres yg ditemukan meninggal setelah beberapa bulan, ada satu kasus hampir mirip dan sama misteriusnya. Joyce Vincent ditemukan telah meninggal dan mayatnya berada di apartemennya selama 2 tahun. Bagaimana bisa tidak ada ornag yg menyadarinya?
Joyce Carol Vincent tinggal di sebuah apartemen sosial yg biasa ditemukan di kota London. Petugas datang ke apartemennya pada tanggal 5 Januari 2006 untuk menagih tunggakan sewa. Namun mereka malah menemukan mayat Joyce yg diperkirakan telah meninggal sejak Desember 2003.
Tetangga apartemennya tidak merasakan sesuatu yg aneh, kecuali bau tidak sedap yg mereka duga berasal dari pembuangan sampah di bagian bawah apartemen.
Joyce ditemukan di lantai,menggenggam kantong belanja. Karena mayatnya hampir seluruhnya menjadi tulang-belulang, ia bisa diidentifikasi lewat pemeriksaan dental. Selain itu, sulit untuk menentukan penyebab kematiannya karena sudah terlalu lama. Namun polisi menyimpulkan Joyce meninggal secara natural dan polisi mengesampingkan adanya tindakan kriminal. Joyce dilaporkan memiliki penyakit ashma dan kemungkinan besar penyakitnyalah yg menjadi penyebab kematiannya.
Walaupun kematiannya disimpulkan sebagai kematian yg alami, namun yg menjadi pertanyaan, bagaimana seseorang telah meninggal selama dua tahun dan tak ada seorangpun yg menyadarinya?
Joyce lahir di distrik Hummersmith, London pada 19 Oktober 1965. Ia bekerja di sebuah kantor akunting besar bernama Ernst & Young. Namun pada tahun 2001 ia mengajukan pengunduran diri tanpa alasan yg jelas. Beberapa mantan rekan kerjanya berkata Joyce keluar kerja karena akan melakukan perjalanan dengan 20 orang lainnya, ada pula yg mengatakan Joyce keluar kerja untuk mencari pekerjaan lain.
Teman-tamannya menggambarkan Joyce sebagai seseorang yg akan keluar kerja jika ia memiliki konflik dengan rekan kerjanya, dan berpindah dari satu flat ke flat lainnya di sekitar kota London. Dia tidak menjawab telepon dari saudara perempuannya dan tampaknya tidak memiliki lingkaran teman dekat sendiri. Ia mengandalkan hubungan dengan orang baru, seperti pacar baru, kolega baru, atau teman sekamar. Terungkap pula dalam rentang waktu selama waktu ia akan keluar dari kantornya sampai ia meninggal, ia sempat menghabiskan waktu di rumah bagi korban kekerasan domestik.
Mengenai keluarganya, Joyce adalah putri bungsu dari 5 bersaudara dan satu-satunya yg tinggal di Inggris. Ayahnya bekerja sebagai tukang kayu dan ibunya meninggal ketika ia masih kecil. Rupanya Joyce telah mengasingkan diri dari keluarganya beberapa tahun sebelum kematiannya, kemungkinan karena pria yg ia kencani sat itu.
Rasanya aneh di era mediasosial yg mulai marak saat itu seseorang bisa meninggal selama dua tahun tanpa diketahui oleh orang lain. Namun pada saat yg sama, orang-orang cenderung hanya memposting sesuatu yg baik tentang dirinya di media sosial. Joyce mungkin juga seperti itu, hingga tidak ada yg tau apa yg ada dibalik kehidupannya.
Kisah Joyce dan keluarga Kalideres baru-baru ini sangat menyedihkan sekaligus miris. Orang-orang terdekatnya mungkin menyesali mengapa mereka tidak lebih sering menghubungi atau mengunjungi mereka. Kedua kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa komunikasi antar manusia itu sangat penting.
https://allthatsinteresting.com/joyce-vincent

Komentar
Posting Komentar